Selamat Natal Untuk Toleransi

Dulu, sekarang dan entah sampai kapan toleransi dan selamat natal masih menjadi lawan. Toleransi ? Selamat natal ? Toleransi untuk selamat natal ? Selamat natal untuk toleransi ?

Anda tidak toleransi karena anda tidak mengucapkan selamat natal, anda tidak cinta sesama manusia, anda Islam garis keras, anda tidak Pancasila, seharusnya anda mengucapkan natal agar anda paham toleransi, anda salah, hanya aku yang benar.

Bagiku agamaku bagimu agamamu, itu toleransi, anda salah, hanya aku yang benar, anda merusak akidah karena mengucapkan selamat natal, anda merusak iman, anda percaya dengan Tuhan Yesus. Pokonya anda salah dan hanya aku yang benar, toleransi yang benar itu seperti saya tidak mengucapkan selamat natal dan tidak mengganggunya.

Lantas siapakah yang toleransi ?

Penulis

S.Darwin

Pencuri Dilindungi Negara

Teruntuk tuan-tuan dan nyonya-nyonya yang kami gaji. Sebenarnya tulisan ini ingin saya sampaikan kepada anda semua tapi itu akan percuma karena tulisan ini hanya akan lalu begitu saja.

Pencuri-pencuri itu masih berkeliaran seperti biasa dari awal kemerdekaan hingga saat ini. Anda meneriakkan Indonesia emas tapi pencuri-pencuri itu masih saja dipelihara. Tuan-tuan dan Nyonya-nyonya jika anda tidak ingin membaca tulisan ini Maka, biarkan anak anda yang akan mewakilkan tuan-tuan dan nyonya-nyonya sekalian. Eh, saya lupa. Ternyata anak anda sudah disiapkan untuk menggantikan dengan jabatan-jabatan agar meneruskan dinasti keluarga.

Beberapa Minggu lalu ada maling yang mencuri uang sepuluh ribu dari setiap kepala keluarga. Hebat sekali. Saya tidak tahu apakah harus bangga dengan prestasi itu.

Mereka yang memindahkan dompet dari kantong manusia lalu lalang dipasar, dihajar habis-habisan, berdarah-darah sampai wajahnya tak dikenali. Padahal, Mereka hanya mencari makan agar tidak mati kelaparan. Saya tidak tahu, apakah fakir miskin dan anak yatim dilindungi oleh negara masih tertulis didalam undang-undang dasar 45.

Tuan-tuan dan Nyonya-nyonya pencuri yang menggunakan jas itu tidak bisa bekerja sendiri. Pasti, ada tuannya yang selalu melindungi dan memberi jalan kepada mereka.

Pesan ini saya sampaikan kepada generasi-generasi sekarang karena kalianlah yang akan menggantikan tuan-tuan dan nyonya-nyonya yang sedang bekerja didalam gedung sana.

Penulis

S.Darwin